Logo Saibumi

Jeritan Hati Pedagang Kulit Ketupat di Masa PPKM Darurat 

Jeritan Hati Pedagang Kulit Ketupat di Masa PPKM Darurat 

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - H-1 jelang hari raya Iduladha 1442 H , penjualan cangkang/kulit ketupat di Pasar Way Kandis, Tanjung Seneng, Kota Bandar Lampung tak ada peningkatan yang signifikan.

 

Seperti yang diungkapkan Hardi (30), menurutnya, penjualan kulit ketupat di tahun ini sangat jauh dari harapannya, bahkan ia dalam sehari hanya bisa menjual 30 ikat saja 

BACA JUGA: Mulai 18 Juli, Bus TransJogja Berhenti Beroperasi Hingga PPKM Darurat Berhenti

 

"Yah tahun ini sama tahun belakang (Tahun 2020) mah ancur penjualan, taun ini paling perhari 30 iket itu udah Alhamdulillah, kalo ditaun lalu-lalu mah bisa 100 iket 1 hari, sampe pegel tangan ini nganyam," ungkapnya kepada saibumi.com, Senin, (19/7/2021)

 

Saat ditanya ihwal harganya per ikat dari cangkang ketupat itu sendiri, ia menjelaskan 

 

"Untuk harga itu Rp. 8,000 per iket, jadi isi 10, yah, namanya ibu-ibu mah paling nawar Rp.15,000 dua iket, tak kasih aja, daripada kosongan (tidak dapat pembeli)," tegasnya 

 

Lebih lanjut ia pun berharap agar pandemi ini bisa cepat berlalu dan kegiatan jual beli bisa lancar kembali 

 

"Saya mah pedagang kecil gini mah, pengennya corona ini kelar, biar pasar-pasar juga bisa rame. Sekarang kan, apa-apa dibatesin, jadi susah ke semua. Sama yang penting tetep jaga kesehatan aja," pungkasnya.(*)

BACA JUGA: Mulai 18 Juli, Bus TransJogja Berhenti Beroperasi Hingga PPKM Darurat Berhenti

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA